sablon SW dan karet

Jenis Jenis Sablon

Halo Para Sahabat www.kaospolo.co. Artikel mengenai jenis jenis sablon ini kami tulis khusus bagi Anda yang bingung menentukan Jenis Sablon yang cocok untuk kebutuhan Anda.

Sablon Rubber
Sablon ini disebut juga dengan nama Sablon Karet. Memiliki sifat yang menutup serat kain dan sedikit timbul, dan hasil sablon yang elastis.

Sablon ini cocok di gunakan di atas kain yang gelap, karena sifat tinta Sablon Karet yang kental dan pekat. Nilai lebih nya Sablon ini adalah, bias d gunakan di semua jenis kain. Tapi sisi minus nya, jika sudah termakan usia, maka sablon akan retak.

 

Sablon Foam
Sejenis dengan Sablon rubber, tetapi memiliki tekstur yang lebih timbul. Tinta jenis ini memerlukan pemanasan yang membuat nya mengembang / timbul.

 

Sablon Pasta
Sablon yang memiliki hasil akhir mirip dengan sablon Karet / Salon Rubber. Menutup Serat kain, dan tidak elastic

 

Sablon Glow in the dark
cat Sablon yang dapat menyala dalam gelap. Fosfor nya berbentuk bubuk dan Bisa di campurkan pada tinta Sablon Plastisol,pigment ataupun rubber.

 

Sablon Pigmen

Memiliki hasil akhir yang bagus, tekstur tinta meresap ke serat kain. Gambar sablon terlihat tajam dan detail. Sisi minus nya, hanya bisa di gunakan pada kain yang berwarna terang. Tidak bisa di gunakan di kain berwarna gelap.

 

Sablon Separasi

Separasi ini artinya memisahkan warna untuk di jadikan film.
desain pada umum nya berbentuk raster, juga ada yang berbentuk vector.

 

Sablon Super white
Sablon yang berbahan dasar air / waterbased. Hasil akhir sablon jenis ini akan menyatu dengan serat kain,dan juga gambar yang detail dan tajam.

Jika Baju katun di sablon menggunakan tinta jenis ini, maka sablon tidak akan terasa jika di sentuh dan baju akan terasa ringan.

Untuk hasil maksimal, sebaik nya media sablon memiliki warna yang lebih terang daripada tinta nya.

 

Sablon Glitter/shimmer
Sablon Transparan yang di campur dengan bubuk glitter. Bisa di campurkan ke beberapa jenis sablon yang lain.

 

Sablon Plastisol
Cat yang memberikan hasil gambar yang detail dan tajam. Harga nya cukup mahal dan Memiliki bahan dasar PVC .Tinta jenis ini tidak dapat kering dengan sendirinya, tetapi harus melalui proses pemanasan.
Sablon High Density
memberikan efek timbul dan tekstur karet yg kuat apabila di sentuh. Sangat cocok untuk sablon logo atau huruf. Biasanya berbahan dasar plastisol.

 

Sablon Flocking
Sablon yang memiliki hasil akhir seperti beludru. Ada 2 jenis sablon Flocking. Yang menggunakan lembaran atau menggunakan bubuk. Untuk yang lembaran membutuhkan lem tertentu yang membuat lembaran beludru bisa menempel pada kain.

 

Sablon Foil
Sablon yang proses produksinya menggunakan proses hot stamp. Menggunakan Alumunium foil dan juga molding gambar. Hasil akhirnya, gambar akan terlihat mengkilap.

 

Sablon Discharge

Cat yang mampu menghilangkan warna dasar kain, sehingga kain berubah warna menjadi putih atau abu-abu.

Bisa ditumpuk dengan sablon jenis yang lain.

 

 

Sablon Sublim
proses penyablonan jenis ini menggunakan gambar yang sudah di print pada kertas, lalu di press pada media kain. Maka gambar tadi akan berpindah ke kain. Untuk hasil terbaik, Sebaik nya menggunakan kertas jenis tertentu daripada menggunakan kertas HVS biasa.

Kekurangan nya adalah, hanya bisa di gunakan pada kain jenis PE. Sedangkan pada kain katun, kain harus di treatment dengan cairan khusus, supaya gambar yang di hasilkan bisa terang dan detail.

 

Itulah sekilas tentang  jenis jenis sablon. Jika ada hal lain yang mau di tanyakan, atau memesan kaos sablon, bisa menghubungi 089661001113